"Upaya bagaimana Pancasila bisa bergema dan tercermin di dalam tindakan memang perlu peran media, hand in hand untuk memperkuat komitmen terhadap Pancasila," ujar Prof. DR. Gumilar R. Somantri, salah satu peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI–TA 2017 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Hal itu disampaikan Gumilar saat mengunjungi redaksi Rakyat Merdeka Group di Gedung Graha Pena, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Rabu, 13/9).
Peserta PPSA XXI yang turut hadir dalam kunjungan tersebut yakni Mayjen TNI Madsuni (Danjen Kopassus), Marsda Imran Baidirus (Pangkoopsau I), Brigjen TNI (Mar) Lukman (Dankomar Pasmar I Surabaya), Taufik Dwicahyono MSc, Brigjen TNI A. Daniel Chardin (Kasdam Iskandar Muda, Aceh), Laksma TNI Edi Sucipto (Danlantamal V Surabaya), Laksma TNI Muhammad Ali (Waasrena KASAL), Prof DR Lydia Freyani Hawadi, AM Putut Prabantoro dan Brigjen TNI Achmad Marzuki (Komandan Pusat Misi Pemelihara Perdamaian TNI - PMPP).
Kunjungan media dilakukan dalam rangka sosialisasi seminar nasional 'Peran Pancasila Memperkokoh NKRI' yang akan diadakan PPSA XXI-2017.
Gumilar mengatakan, menjadi keprihatinan bersama saat ini kasus politik komunal semakin menguat di tengah-tengah politik kebangsaan berdasarkan Pancasila yang masih terus dirapihkan.
Dia mengatakan sebagai upaya bagaimana Pancasila tercermin di dalam tindakan, PPSA XXI-2017 Lemhanas menggelar seminar nasional 'Peran Pancasila Memperkokoh NKRI'.
Seminar akan menghadirkan perwakilan mahasiswa dari seluruh Indonesia, LSM, parlemen, dan media. Pihak lain yang akan diundang yakni dari Kementrian Pendidikan, Kementerian Agama, dan Perguruan Tinggi.
Setiap tahapan persiapan seminar, kata Gumilar, sudah dilaporkan ke Presiden Jokowi dan Ketua UKPPIP Yudi Latif.
"Puncak acara dilaksanakan 16 November 2017 dengan keynote speaker Ibu Megawati Soekarnoputri, juga ada Pak Mahfud MD. Kami datang ke sini memohon agar acara ini diliput karena memang upaya Pancasila bisa bergema dan tercermin di dalam tindakan perlu peran bersama media," tukas mantan rektor UI tersebut.
[wah]
BERITA TERKAIT: