Pesan SBY Bukan Sinyal Demokrat Merapat Ke Pemerintah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 11 September 2017, 15:31 WIB
Pesan SBY Bukan Sinyal Demokrat Merapat Ke Pemerintah
Didi Irawadi/Net
rmol news logo Pesan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar kader membantu pemerintahan Jokowi-JK bukan sinyal Partai Demokrat merapat ke barisan pemerintahan.

Begitu tegas Wasekjen DPP Partai Demokrat Didi Irawadi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (11/9). Didik memastikan bahwa Demokrat masih berada di posisi penyeimbang.
 
"Bukan sinyal kami merapat, yang pasti kami akan terus menjadi penyeimbang yang baik," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa maksud pesan SBY mengawal pemerintah adalah mendukung semua program-program yang baik, yaitu hal-hal yang baik yang berpihak pada rakyat.

"Sebaliknya akan mengkritisi dan menentang semua hal-hal yang tidak berpihak pada rakyat," tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan juga memastikan Demokrat tidak akan bergabung dengan pemerintah.

Anggota Komisi I DPR RI itu menjabarkan bahwa maksud pesan SBY dalam peringatan HUT ke-16 Demokrat adalah membantu pemerintah jika kebijakan yang diambil pro dengan rakyat.

Sebaliknya, jika tidak pro rakyat, maka Partai Demokrat akan menjadi yang pertama mengingatkan Presiden Jokowi.

"Membantu maksudnya kalau programya tidak pro rakyat, kami ingatkan dan berikan masukan," pungkasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA