"Kami berpandangan bahwa apa yang dialami oleh muslim Rohingya adalah sebenarnya teror, pembunuhan masal dan merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan," kata Ketua PP GPII, Karman BM menjelaskan maksud bahasa Inggrisnya.
GPII secara resmi meminta supaya badan-badan internasional seperti Persatuan Bangsa Bangsa (PBB), Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan ASEAN untuk lebih konkrit menghentikan aksi brutal rezim Aung San Suu Kyi.
Selain itu, GPII juga mengharapkan pemerintah Indonesia bisa membangun rumah sakit dan kamp-kamp penampungan bagi korban pengungsi Rohingnya.
"Dan jika dibutuhkan kader-kader GPII siap kerahkan kader untuk menjadi relawan," tambahnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (3/9).
Melalui Youtube yang berjudul
Pray and Care For Rohingya itu,
https://youtu.be/P8jpyTadnXQ , GPII juga mengajak dunia mendoakan keselamatan dan kekuatan bagi etnis Rohingya
.[wid]
BERITA TERKAIT: