KPAI Akan Klarifikasi Ke PBNU Soal Demo Santri "Bunuh Menteri"

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 15 Agustus 2017, 16:49 WIB
KPAI Akan Klarifikasi Ke PBNU Soal Demo Santri "Bunuh Menteri"
rmol news logo Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan mendalami kebenaran video aksi tolak Full Day School dengan yel-yel 'bunuh menteri' di Lumajang, Jawa Timur, pekan lalu, Senin (7/8).

Ketua KPAI, Susanto menjelaskan meski telah viral di dunia maya, pihaknya ingin memastikan apakah rekaman aksi yang diikuti para santri dengan meneriakkan yel-yel 'bunuh menteri' tersebut benar atau rekayasa.

Menurutnya aksi mengenai penolakan FDS belakangan ini memang banyak terjadi di daerah. Apalagi massa aksi kebanyakan diikuti oleh siswa sekolah. Namun demikian, pihaknya ingin memasikan kebenaran video tersebut, sebelum mengambil keputusan.

"Memang ada sejumlah kasus yang seperti itu. Tapi untuk konteks kasus yang ada di Jawa Timur itu, jujur kami harus mendalami dulu. Sebelum mendalami, kami belum bisa ambil sikap dan belum bisa memberikan komentar karena ini kan menyangkut kebenaran faktual. Tentu kami tidak boleh berasumsi kan," ujar Susanto saat ditemui di kantornya, jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Selasa (15/8).

Lebih lanjut, Susanto juga berencana untuk berkunjung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama untuk mengkonfirmasi pelibatan santri dalam aksi tersebut. Disamping itu, pihaknya juga ingin menanyakan apakah yel-yel tersebut memang sengaja dilontarkan massa aksi atau diluar massa aksi. [Baca: Klarifikasi AMPPI: Tak Ada Instruksi Agar Santri Meneriakkan "Bunuh Menteri"]

"Sedang kita siapkan (pertemuan Ke PBNU). Nanti kita akan klarifikasi dan konfirmasi ke yang bersangkutan," pungkas Wakil Ketua Lembaga Pendidikan Ma’arif PBNU ini. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA