PPP Tolak Pembangunan Gedung Dan Apartemen DPR

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 15 Agustus 2017, 09:15 WIB
PPP Tolak Pembangunan Gedung Dan Apartemen DPR
M. Romahurmuziy/Net
rmol news logo . Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy tegas menolak pembangunan gedung kantor baru DPR, dengan alasan sama sekali belum diperlukan.

Menurut Romi sapaan akrabnya, tidak sedikit gedung di Komplek Parlemen yang belum terlalu optimal penggunaannya.

"Soal gedung dan lain-lain biar nanti saja. Kalau sekarang dicukupkan dulu dengan gedung yang sudah ada," kata anggota DPR ini dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/8).

Untuk membangun gedung baru, jelas Romi, DPR harusnya memberikan kerja konkret terlebih dahulu. Misalkan, dengan merampungkan semua pembahasan RUU yang masuk dalam Prolegnas. Sebab kenyataannya saat ini DPR banyak ketinggalan.

"Selama hampir tiga tahun terakhir DPR kan lebih banyak disibukkan dengan wacana seputar dirinya. Seputar KIH-KMP, setelahnya, pergantian pimpinan DPR, naik turun naik turun. Sementara hal kinerja nyata kan tugas utamanya legislasi ini jutsru belum tecapai," ujar Romi.

Tak hanya menolak pembangunan gedung baru, Romi juga menolak pembangunan apartemen untuk dihuni anggota DPR di Taman Ria Senayan. Hal itu menurutnya karena rumah dinas anggota dewan saat ini masih memadai.

"Kalau apartemen menjadi tidak perlu karena sudah ada 560 rumah dinas Jakarta dan posisinya relatif tidak terlalu jauh. Hanya sekitar 9 km. Bahkan yang di Kedoya kurang dari itu. Kalau kedepan kemacetan Jakarta makin tidak terkendali kita pikirkan kembali," pungkasnya. [rus]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA