Namun demikian, Fahri mengaku belum bisa menjelaskan bagaimana detail dari dari anggaran yang diajukan itu.
"Setahu saya kan begini. karena paket saya belum tau detilnya. Nanti saya kasih," ujarnya saat ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/8).
Fahri mengatakan bahwa paket penataan kawasan parlemen mungkin saja akan dimulai pada tahun 2018. Kabarnya, salah satu yang akan dibangun dalam proyek paket penataan kawasan parlemen adalah apartemen untuk anggota DPR RI.
Terkait hal itu, Fahri menjelaskan pembangunan apartemen belum akan dilakukan. Namun dia mengaku berkeinginan bahwa apartemen bisa dibangun disekitaran kompleks parlemen.
"Anggota DPR di masa datang dia mesti tinggal di dekat DPR. Itu ide dari perluasan (Kompleks Parlemen). Kalau dia tinggal dekat DPR, dia tidak ada alasan macet," jelasnya.
Pembangunan apartemen itu menurut dia sangatlah lumrah. Pasalnya, menurut dia, di luar negeri saja legislatif merupakan kota mandiri.
"Kita pergi ke Capitol Hill, maka di bawahnya itu kota. Di situ ada penginapannya dan sebagainya. Kira-kira kita kalau mau serius, kita juga perlu begitu," demikian Fahri.
[san]
BERITA TERKAIT: