Begitu dikatakan Pengamat Politik, Karyono Wibowo dalam perbincangan dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu malam (9/8).
Menurut dia, meski ada alasan terkait dengan Permendikbud 23/2017 yang mengatur tentang waktu belajar sekolah 5 hari/8 jam di sekolah yang diprotes oleh PKB, namun tidak sepantasnya Cak Imin mengumbar ancaman seperti itu.
"Masalah tersebut semestinya bisa dibicarakan dengan cara yang baik tanpa harus mengumbar pernyataan terbuka yang bernada ancaman yang diarahkan kepada Presiden Jokowi," jelasnya.
PKB, kata Karyono lagi, memang punya hak untuk mencalonkan dan tidak mencalonkan Jokowi, namun pernyataan yang bernada ancaman tersebut justru bisa menimbulkan persepsi negatif terhadap PKB sendiri.
"Publik bisa menilai PKB sebagai partai tukang gertak," tandas peneliti senior Indonesia Public Institute (IPI) ini.
[sam]
BERITA TERKAIT: