Demikian disampaikan pengamat politik Emrus Sihombing saat berbincang dengan redaksi, Kamis (3/8).
"Penyebutan beberapa nama partai tersebut jelas prematur dan tidak berdasar," tegas Emrus.
Selain itu, Emrus juga menilai jika argumentasi yang dikemukakan anak buah Surya Paloh itu sangat lemah dan harus mendapatkan peringatan serius dari pimpinannya.
"Politisi seperti itu justru memposisikan dirinya belum memiliki kematangan komunikasi politik. Bila orang tersebut dari suatu partai politik, seharusnya DPP partai tersebut memberikan tegoran keras," kata Emrus.
Emrus pun memprediksi jika pengurus atau kader keempat partai yang disebut tersebut bisa menuntut agar Victor bisa memberikan dukungan data dan bukti yang valid.
"Bila tidak bisa bisa memberikan data dan bukti yang valid, persoalan ini bisa berlanjut ke proses hukum," tambah Emrus.
Emrus pun menyikapi komunikasi politik yang disampaikan oleh para aktor politik di Indonesia memang sering didapati tidak mengindahkan etika dan moral dalam melakulan komunikasi politik.
"Sudah sangat urgen mereka itu perlu kuliah atau belajar Etika, Moral dan Filsafat Komunikasi ke-Indonesia-an. Kader dan pimpinan partai itu sejatinya menjadi panutan," demikian Emrus.
[san]
BERITA TERKAIT: