Ketua GMPG, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan gerakan ini dilakukan karena beberapa petinggi partainya malah seolah menganggap persoalan korupsi sebagai hal yang lumrah.
"Kami menilai kepimpimpinan Golkar yang sekarang ini sudah terlalu akut menempatkan korupsi itu suatu persoalan yang biasa," kata Doli dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Rabu (26/7).
Dewan Pimpinan Pusat, Daerah, Dewan Pembina, dan Dewan Pakar masih memberikan dukungan terhadap Novanto yang sudah jelas-jelas menjadi tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP.
"Kami sangat sayangkan seluruh kepemimpinan kolektif formal kecuali dewan kehormatan," kata dia.
Selasa (25/7) kemarin, GMPG mendeklarasikan Gerakan Golkar Bersih di Kantor Pusat DPP Golkar. Namun acara itu tidak mendapat izin dari pengurus DPP Partai Golkar. Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar dijaga ketat sejumlah anggota Brimob menjelang acara. Pintu gerbang pun tertutup untuk awak media.
Akibatnya, Doli Cs pun mendeklarasikan gerakan anti korupsi di depan pagar DPP Golkar dengan penjagaan petugas keamanan.
[sam]
BERITA TERKAIT: