Begitu kata Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung saat menerima surat pengaduan GMPG terkait kondisi terkini partai.
Akbar Tandjung bahkan mengamini kekhawatiran GMPG. Menurutnya, status tersangka yang disanding Setya Novanto akan berpengaruh besar pada partai.
"Tentu saja ini bisa berdampak luar biasa pada partai, pertama dia adalah ketum Partai Golkar dan kedua dia adalah simbol institusi besar sebagai Ketua DPR" jelasnya.
Akbar mengatakan bahwa dirinya sebenarnya sudah merasakan ada yang salah dalam tubuh Golkar. Menurutnya, partai harus mendukung pemberantasan korupsi sekalipun yang menjadi tersangka adalah ketua umum.
"Kalau ada kasus kasus terkait pidana korupsi, tentu kita harus memperhatikan, dalam hal ini KPK, tentu kita harus mendukung itu," ujarnya.
Ia menyebut dalam Dewan Kehormatan Golkar belum ada pembicaraan mengenai hal ini lantaran karena Ketua Dewan Kehormatan, BJ Habibie sedang berada di luar negeri.
Pun begitu, ia menyatakan menerima dengan baik surat aduan GMPG untuk kemudian dibicarakan di Dewan Kehormatan.
"Karena ini sebagai aduan, maka perlu saya sampaikan ke beliau (Habibie)" pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: