Ketua Umum Golkar ini tiba di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan pada pukul 9.45 pagi. Dengan menumpang mobil Toyota Fortuner hitam, Novanto datang ditemani Sekjen Golkar Idrus Marham dan Ketua DPP Golkar Yahya Zaini.
Sebelum memasuki Gedung KPK, Novanto sempat menyapa para pewarta yang telah menunggunya sejak pagi hari.
"Saya masuk dulu ya, nanti-nanti," katanya sambil menebar senyum.
Sekitar pukul 3.30 sore, pemeriksaan terhadap Setya Novanto selesai. Meski cukup lama, Novanto tetap nampak santai. Saat dikerumuni para wartawan yang menanyainya ihwal proses pemeriksaan, dia juga tetap santai.
"Saya dimintai keterangan sebagai saksi dari tersangka Andi Agustinus. Saya jelaskan semua yang saya ketahui dan yang saya ingat sebagaimana yang juga telah saya sampaikan dalam persidangan.
Alhamdulillah, semua pertanyaan penyidik yang memiliki subtansi dalam kasus ini telah saya jelaskan semua,†jawabnya, kembali sambil tersenyum.
Dalam persidangan di Tipikor sebelumnya, Novanto mengaku tidak kenal Andi Narogong dalam urusan proyek e-KTP. Novanto, yang saat itu menjabat Bendahara Umum Golkar, mengaku pernah bertemu dengan Andi yang menawarkan kaos dan atribut partai untuk kampanye.
Andi Narogong juga menyatakan sama. Dalam persidangan kasus e-KTP untuk terdakwa Irman dan Sugiharto, Andi Narogong membantah semua keterangan kedua terdakwa itu mengenai pertemuan dengan Novanto di beberapa tempat untuk membahas proyek E-KTP.
Andi Narogong, yang dikenal sebagai sutradara kasus e-KTP, mengaku cuma dua kali bertemu Novanto. Namun, yang dibahas bukan soal e-KTP, melainkan hanya menawarkan kaos dan atribut Partai Golkar untuk kampanye. Waktu itu, tawaran Andi ditolak Novanto dengan alasan terlalu mahal.
[ian]
BERITA TERKAIT: