"Itu bagus, tapi harus dengan aturan yang tepat. Aturan tepat begini," tegas Zulkilfi saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/7).
Setelah kenaikan dana Parpol, pria yang akrab disapa Zulhas ini menekankan agar selanjutnya dibuat aturan sehingga Parpol tidak lagi "jor-joran" mengeluarkan uang untuk Pilkada, Pileg, ataupun Pilpres.
"Kalau semua boleh pasang bendera, semua orang boleh pasang baliho, biaya tambah mahal, korupsi akan merajalela. Itu tidak bisa dipungkiri, tidak bisa dipisahkan. Iklan diatur, ditanggung oleh negara, hanya jam-jam tertentu, sama peluangnya, tidak jor-joran, tidak bebas," jelas politikus yang juga menjabat Ketua MPR RI ini.
Ditegaskannya, aturan terkait dana Parpol sangat dibutuhkan. Jika ada laporan keuangan yang harus dilaporkan setiap partai, itu tidak menjamin tidak ada penyelewengan.
Dia kemudian membeberkan operasi pencarian dana yang biasa dilakukan partai-partai dengan cara melanggar hukum.
"Ini bukan soal laporan, laporan bisa dibikin-bikin. Misalnya begini, saksi setiap Parpol itu perlu. Kalau tidak punya uang, butuh saksi, darimana carinya? Yang di DPRD cari proyek, yang di pusat ya begitu, atau cari cara-cara lain yang akhirnya merugikan masyarakat banyak," kata dia.
[ald]
BERITA TERKAIT: