"Saya juga kaget kemarin dipilih menjadi pimpinan angket karena nggak ada desain," ucapnya di gedung Parlemen, Jakarta, Kamis (8/6).
Politisi Partai Golkar itu menilai rapat tertutup pemilihan pansus berlangsung dinamis. Terpilih dirinya menurutnya ada suatu permintaan dari Fraksi PDIP.
"Nggak ada rencana (Golkar ketua). Tiba-tiba pandangan PDIP meminta Golkar, mempercayakan, padahal awalnya Golkar menginginkan PDIP," jelas Agun.
Soal terpilihnya dia sebagai pimpinan pansus, ia mengaku siap menjalankan komitmen sesuai konstitusi dan prinsip ideologi bangsa.
"Saya akan menjalankan komitmen yang merujuk pada konstitusi, dan lebih dari itu saya akan berpegang teguh pada prinsip-prinsip ideologi bangsa," ujar Agun, wakil ketua Fraksi Partai Golkar itu.
[rus]
BERITA TERKAIT: