Mereka menuntut pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dapat menyelesaikan sejumlah persoalan bangsa melalui aksi tersebut.
"Momentum hari Kebangkitan Nasional tanggal 20 Mei menjadi saat yang tepat bagi pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan bangsa," ujar Koordinator Pusat Forum Mahasiswa Indonesia, Gifari S Ramadhan.
Menurutnya, salah satu masalah yang muncul akhir-akhir ini adalah pecah belahnya anak bangsa. Sesama anak bangsa, tuturnya, saling hujat dan caci maki, antar suku, agama.
"Maka dari itu, harapan kami di Hari Kebangkitan Nasional, dapat membangun kembali jiwa-jiwa nasionalisme. Selesaikan pembangunan manusia. Jangan ada lagi pecah belah anak bangsa," harap Gifari.
Apalagi, lanjut Gifari, Indonesia adalah negara yang sangat majemuk dan unik. Terdiri dari berbagai macam suku, agama, pulau, kerajaan dan sebagainya. "Negara kita terlahir dari filosofi Pancasila. Karena itu kita menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia," demikian Gifari.
[san]
BERITA TERKAIT: