Ia berharap pasangan Anies-Sandi dapat melanjutkan hal bagus yang telah diperbuat Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan memperbaiki yang kurang bagus di era sebelumnya.
"Jangan segan untuk melanjutkan program yang bagus dan jangan enggan untuk mengubah program yang tidak bagus," ujar Reni melalui keterangan tertulisnya yang diterima redaksi.
Reni juga mendorong Basuki-Djarot dalam kapasitasnya sebagai gubernur dan wagub DKI Jakarta hingga pertengahan Oktober mendatang untuk merajut, merekatkan yang terserak serta mempersatukan kembali berbagai elemen masyarakat ibukora yang berbeda pilihan politik dalam Pilkada lalu.
Dorongan serupa diharapkannya juga dilakukan Anies-Sandi.
"Berbagai langkah yang belakangan dilakukan diharapkan lebih diintensifkan kembali," tambah wakil ketua umum DPP PPP tersebut.
Ia juga berharap kedua pasangan meminta dan menyerukan kepada para pendukungnya agar menyudahi olok-olokan, sindiran, ejekan dan ujaran kebencian di berbagai saluran media sosial.
"Kita sudahi suasana perseteruan, perbedaan dan ketidakbersatuan antarelemen khususnya di ruang media sosial. Ejekan, sindiran dan ujaran kebencian sama sekali tidak meninggikan pasangan yang didukung juga tidak menurunkan derajat pasangan yang tidak didukung. Kompetisi telah usai, saatnya kita bersatu kembali," imbaunya.
Enam bulan menjelang pelantikan gubernur-wagub DKI Jakarta diharapkan pasangan Anies-Sandi menyiapkan berbagai perangkat untuk menyiapkan program kerja yang bisa langsung operasional di lapangan.
Program andalan seperti Oke Oce, program kepemilikan DP rumah 0 rupiah serta jargon "Maju Kotanya Bahagia Warganya" agar dipersiapkan secara matang dan operasional saat dilantik kelak.
Reni mengingatkan, dukungan masyarakat Jakarta sebesar 57,96 persen terhadap Anies-Sandi merupakan harapan dan tumpuan yang ditujukan terhadap mereka.
"Jangan sia-siakan harapan publik," imbuh Reni mengakhiri.
[wid]
BERITA TERKAIT: