Meski demikian Prabowo menjamin jika hasil survei tersebut bukanlah pesanan pribadi atau pun dari timses Anies-Sandi.
"Hasil survei katakanlah bukan pesanan kita. Kita adalah pahe (paket hemat), tidak punya duit," kata Prabowo di kediamannya, Jl. Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Sabtu malam (15/4).
Menurut Prabowo, dirinya sangat merasakan semangat masyarakat rakyat. Apalagi, jika Jakarta dipimpin oleh Gubernur baru.
Oleh karena itu mantan Danjen Kopassus itu berharap Pilgub DKI dapat menghasilkan keputusan yang sesuai dengan kehendak rakyat Jakarta.
"Kami berdoa agar semua berjalan baik damai, sejuk. Kami yakin Anies-Sandi bawa persatuan di DKI yang terbelah. Sehingga dapat segera dipersatukan," jamin Prabowo.
Berikut rilis lembaga riset dari lembaga survei yang memenangkan paslon Anies-Sandiaga dari Ahok-Djarot.
1. Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Anies-Sandi 51,4 persen dan Ahok-Djarot 42,7 persen;
2. Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Anies-Sandi 47,9 persen dan Ahok-Djaro 46,9 persen;
3. Survei Polmark, Anies-Sandi 49,1 persen dan Ahok-Djarot 41,1 persen;
4. Survei Median, Anies-Sandi 49,8 persen dan Ahok-Djarot 43.5 persen;
5. Survei Indikator Politik Indonesia, Anies-Sandi 48,2 persen dan Ahok-Djarot 47,4 persen; dan
6. Lembaga Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Anies-Sandi 52 persen dan Ahok-Djarot 43 persen.
Sementara itu, hanya ada satu lembaga survei yang memenangkan pasangan Ahok-Djarot, yakni Charta Politika di mana Anies-Sandiaga meraih angka 44,8 persen sedangkan Ahok-Djarot mendapat 47,3 persen.
[rus]
BERITA TERKAIT: