Penolakan Anies Terhadap Jakarta Bersyariah Pragmatis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 15 April 2017, 20:14 WIB
Penolakan Anies Terhadap Jakarta Bersyariah Pragmatis
rmol news logo Peneliti senior Saiful Mujani Research Center (SMRC) Sirojudin Abbas menilai bantahan calon gubernur Anies Baswedan terhadap wacana Jakarta Bersyariah hanyalah upaya pragmatis supaya mendapatkan tambahan dukungan.

"Dukungan utama Anies-Sandi itu kan dari kelompok Islam yang dimobilisasi oleh ormas tertentu. Tapi ternyata belum cukup dan dia membutuhkan dukungan dari pemilih yang lebih beragam," katanya saat dihubungi, Sabtu (15/4).

Kedekatan Anies-Sandi dengan ormas-ormas yang nyatanya mendukung penerapan syariah Islam di Indonesia membuatnya sulit mendapatkan dukungan dari kelompok yang lebih moderat.

"Oleh karenanya dia mencoba mengambil jarak dengan pendukung utamanya yang berasal dari ormas-ormas yang memobilisasi massa muslim ini. Anies-Sandi mencoba memunculkan imej menjaga jarak saja," jelas Sirojudin.

Menurut Sirojudin, secara substansi Anies-Sandi belum pernah menyatakan bahwa mereka menolak ide penegakan syariah Islam di Jakarta. Klarifikasi Anies-Sandi dan tim suksesnya hanya sekadar spanduk-spanduk penolakan dan wacana saja.

"Mungkin memang tidak ada perintah pemasangan, tapi kan Anies-Sandi membiarkan pendukungnya juga. Agenda dan ide syariahnya sendiri juga tidak pernah ada penolakan dari Anies-Sandi," ujarnya.

Dalam survei terakhir SMRC, pasangan Anies-Sandi hanya terpaut selisih satu persen dari pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot). Anies-Sandi memiliki elektabilitas 47,9 persen dan Ahok-Djarot 46,9 persen, sementara 5,2 persen responden masih belum menentukan pilihan.

"Di akhir masa kampanye ini Anies-Sandi sedang berusaha memperbaiki imej saja. Membuat imej mereka jauh dari kelompok pendukung utamanya dengan menyuarakan keberagaman. Tapi bukti di lapangan kan berbeda. Sulit mengelak bahwa yang melakukan pengusiran dan penolakan ini memang pendukung Anies-Sandi," demikian Sirojudin. [wah] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA