Pengamat politik dari Indo Barometer M. Qodari mengatakan, citra dari parpol yang kadernya terlibat korupsi pasti akan menurun di mata publik. Hal itu justru akan membuat banyak parpol baru mendapat ruang gerak lebih luas lagi untuk menarik dukungan.
"Politisi dan partai bisa menurun citranya karena terkena kasus korupsi. Namun partai-partai baru akan punya ruang gerak yang lebih besar," ujarnya dalam diskusi bertajuk 'Perang Politik E-KTP' di Cikini, Jakarta, Sabtu (18/3).
Menurut Qodari, kasus korupsi yang melibatkan parpol besar bisa mempengaruhi para pemilih nantinya. Namun, tetap saja penilaian publik tersebut berdasarkan dengan kinerja parpol itu sendiri.
"Tetapi tidak semua partai mengalami hal yang sama, tergantung pada soliditas internal partainya sendiri. Bagi partai yang tidak terlalu solid dampaknya pasti sangat kuat," jelasnya.
Ditambahkan Qodari, meningkatnya kasus korupsi yang menerpa parpol-parpol besar, bukan tidak mungkin membuat publik kehilangan kepercayaan.
"Karena kasus korupsi e-KTP ini bukan hanya menyeret individunya saja, namun juga partai politiknya," imbuhnya.
[wah]
BERITA TERKAIT: