Demokrat yang dalam putaran pertama mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)-Sylviana Murni mengaku belum mau terburu-buru dalam menentukan sikap.
"Sampai saat ini memang DPP PD belum terburu-buru menentukan sikap mengarahkan dukungan kemana saat pilkada putaran kedua," ujar Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo saat dihubungi
Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (13/3).
Dijelaskan Roy, Demokrat hingga saat ini masih memiliki tiga opsi, yaitu mendukung paslon nomor 2, mendukung paslon nomor 3, dan nonblok.
Atas alasan itu, Demokrat tidak mempermasalahkan jika ada kader akar rumput di DKI yang menyatakan dukungan kepada pasangan lain.
"Tidak masalah kalau sekarang sudah mulai ada deklarasi dukungan di arus bawah, baik ke paslon nomor 2 maupun paslon nomor 3. Apalagi kalau besok2 nantinya sikap yg diambil adalah ​nonblok​ maka itu memang diserahkan pilihan kepada pribadi masing-masing," pungkasnya.
Sebelumnya, akar rumput Partai Demokrat di Kecamatan Matraman, Jakarta Timur mendeklarasikan dukungan kepada pasangan petahana Ahok-Djarot. Deklarasi didasari atas pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Joko Widodo yang disebut sebagai kode arah dukungan politik di putaran kedua.
"Aksi minum teh bersama antara Presiden Jokowi dan Ketum Partai Demokrat Bapak Susilo Bambang Yudhoyono adalah kode keras, termasuk untuk Pilgub DKI Jakarta pada putaran 2 nanti," kata Pengurus Sentral Partai Demokrat Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, Eman Roy, Minggu (12/3).
[ian]
BERITA TERKAIT: