Tinjauan dilakukan mengingat tol ini memiliki panjang 99,02 km dan diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp 6 triliun dengan skema pembiayaan APBN, APBD, dan investor.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Ketua Komite II DPD RI Aji Mirza mengajukan sejumlah pertanyaan mulai persoalan pembebasan lahan, skema pembiayaan dan progres pembangunan tol tersebut.
"Satu-satunya jalan tol yang dibiayai oleh APBD belum ada daerah lain membangun tol dengan pola pembiayaan seperti ini," terang senator asal Kaltim tersebut.
Tol Balikpapan-Samarinda dibangun dalam 5 Seksi, Seksi I sepanjang 22,03 kilometer dari Balikpapan Km 13-Samboja, Seksi II 30,98 kilometer dari Samboja-Muara Jawa, dan Seksi III 17,3 kilometer dari Muara Jawa-Plaran.
Kemudian Seksi IV sepanjang 17,95 kilometer dari Palaran-Samarinda dan terakhir Seksi V sepanjang 11,09 kilometer.
Proses konstruksi jalan tol ini dilakukan oleh tiga pihak yakni Seksi I dan Seksi V dibiayai oleh Pemerintah Pusat dan Daerah, sementara Seksi II, III dan IV dikerjakan oleh investor PT Jasamarga Balikpapan Samarinda.
Adapun anggota DPD yang turut hadir meninjau pembangunan jalan tol ini adalah Anna Latuconsina Wakil Ketua Komite II, Tellie Gozelie, Djasarmen Purba, Dailami Firdaus, Afnan Hadikusumo, Ahmad Nawardi, Abdul Aziz Qahar Mudzakkar, Lalu Suhaimi Ismy, Rubaeti Erlita, Permana Sari, Habib Abdurrahman Bahasyim, Mamberob Y Rumakiek, Marthen, Matheus Stevi Pasemanjeku, Habib Ali Alwi, A. Syaifulloh Malonda.
[ian]
BERITA TERKAIT: