Iran-AS Buntu, DPR Desak Pemerintah Genjot Diplomasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-alifia-suryadi-1'>SARAH ALIFIA SURYADI</a>
LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI
  • Minggu, 12 April 2026, 17:24 WIB
Iran-AS Buntu, DPR Desak Pemerintah Genjot Diplomasi
Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono (Foto: RMOL/Faisal Aristama)
rmol news logo Kegagalan perundingan Iran dan Amerika Serikat (AS) tanpa kesepakatan mengakhiri perang mencerminkan kompleksnya kepentingan kedua belah pihak.

Meski demikian, Komisi I DPR melihat kondisi ini belum menutup peluang damai dan justru menjadi momentum untuk memperkuat jalur diplomasi internasional. Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono mengatakan, setiap proses dialog tetap penting untuk menjaga peluang penyelesaian konflik. 

Menurutnya, diplomasi harus terus diutamakan di tengah situasi global yang belum stabil.

“Meskipun belum tercapai titik temu, hal ini tetap membuka ruang bagi proses diplomasi yang lebih mendalam dan berkelanjutan,” ujar Dave kepada RMOL, Minggu, 12 April 2026. 

Komisi I juga mendorong pemerintah mengambil langkah aktif, baik melalui hubungan bilateral maupun forum multilateral, guna membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara pihak yang berkonflik. 

Peran ini dinilai sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif serta posisi Indonesia yang selama ini dikenal mendorong perdamaian.

“Komisi I DPR mendorong pemerintah untuk terus memainkan peran konstruktif, baik melalui jalur bilateral maupun multilateral,” lanjutnya.

DPR, menurut Dave, akan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas global, termasuk mendorong terciptanya dialog yang lebih inklusif agar konflik dapat diselesaikan secara damai.rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA