OTT KPK, Politisi Perempuan, Dan Politik Dinasti Bupati Klaten

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
OLEH:
  • Jumat, 30 Desember 2016, 14:25 WIB
PAGI hari di Jum'at terakhir tahun 2016, kembali perpolitikan dan penegakan hukum dikagetkan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupti (KPK). Kali ini yang terkena OTT KPK adalah Bupati Klaten, Jawa Tengah. Seorang politisi perempuan dari partai penguasa dan bagian dari dinasti politik lokal di Klaten, Jawa Tengah.

Ketua KPK, Agus Raharjo, di Jakarta membenarkan bahwa yang terkena OTT hari Jum’at 30 Desember 2016 di Klaten salah satunya adalah Bupati Klaten saat ini yaitu Sri Hartini.

"Benar salah satunya (Bupati Klaten)," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Jakarta, Jumat (30/12).

Belum diketahui terkait kasus apa OTT ini dilakukan oleh KPK dan siapa saja pihak yang ditangkap bersama Bupati Sri. Jurubicara KPK, Febri Diansyah, hanya menyampaiakan adanya OTT KPK di Klaten dan akan menyampaikan informasi lain berikutnya.

"Informasi lain masih akan kami sampaikan berikutnya," kata Febri Diansyah.

Sri Hartini sendiri belum genap menjabat setahun sebagai Bupati Klaten 2016-2021. Sri dilantik menjadi Bupati tanggal 17 Februari 2016 oleh Gubernur Jateng sebagai pemenang Pemilihan Bupati Klaten pada Pilkada serentak 2015.

Politik Dinasti Klaten

Ketua KPU Klaten, Siti Farida, membenarkan bahwa Sri Hartini sebelumnya adalah Wakil Bupati Klaten periode 2010-2015 mendampingi Bupati Sunarna, dan maju menjadi Calon Bupati Klaten pada Pilkada setentak 2015 berpasangan dengan Istri Bupati Sunarna, Sri Mulyani. Sunarna sendiri diketahui adalah Wakil Bupati Klaten saat Bupati Klaten dijabat oleh suami Sri Hartini, Haryanto Wibowo, 2000-2005.
Semenjak tahun 2000 praktis Bupati dan Wakil Bupati Klaten hanya berputar pada pasangan suami istri Haryanto Wibowo-Sri Hartini dan pasangan suami istri Sunarna-Sri Mulyani.

Politisi Perempuan

Pada Web resmi pemerintah Kabupaten Klaten diketahui Sri Hartini memiliki aktifis cukup panjang dalam organisasi kemasyarakatan maupun organisasi partai politik. Sri Hartini adalah Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Klaten periode 2006-2010. Selaanjutnya yang bersangkutan menjabat Bendahara Dewan Pimpinan Daerah PDIP Provinsi Jawa Tengah 2010-2015.

Sri juga tercatat sebagai Ketua Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOT) Kabupaten Klaten 2011-2015. Saat suami yang bersangkutan menjabat Bupati Klaten 2000-2005 Sri menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klaten. [***]

Penulis adalah wartawan senior

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA