
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta sebagai salah satu lembaga pencetus lahir nya Car Free Day di DKI Jakarta, kecewa area CFD beralih fungsi jadi panggung politik, hari ini (Minggu, 3/12).
"CFD yang seharusnya digunakan untuk kegiatan lingkungan hidup, olahraga, seni dan budaya dicemari oleh aktivitas politik beberapa partai, hal ini jelas-jelas melanggar Perda 12 tahun 2016," ujar Manager Program dan Kampanye WALHI Jakarta, Zulpriadi melalui siaran pers, siang ini.
Zulpriadi menekankan, atribut parpol, pemakaian genset juga panggung-panggung sangat menyalahi esensi dari CFD itu sendiri. Selain itu merugikan masyarakat yang ingin berolah raga dan menikmati akhir pekannya. Belum lagi kerusakan yang timbul dari massa aksi Kita Indonesia. Seperti terlihat pada taman-taman di depan Bundaran Hotel Indonesia yang dirusak diinjak-injak para peserta aksi.
"Kami menekankan plt Gubernur sekarang ini memberikan sanksi tegas terhadap pelanggaran pelaksanaan CFD ini dan memberikan keadilan hukum dan keadilan ruang terhadap warganya," desaknya
.[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.