Hak itu sebagaimana ditegaskan pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra dalam acara Pagelaran Budaya Masyarakat Bangka Belitung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (27/11). Acara ini dihadiri lebih 1.000 warga Bangka Belitung atau Babel dan dihadiri sejumlah tokoh nasyarakat Bangka Belitung, termasuk Ahok.
Yusril yang sempat menjadi rival Ahok jelang pencalonan gubernur DKI Jakarta, menegaskan bahwa status tersangka yang kini disandang Ahok tidak menghalanginya untuk tetap maju, sebab Ahok tidak menjadi tersangka pidana dalam UU Pilkada.
"Saya dukung Ahok tetap maju agar Pilkada DKI berlangsung secara jujur dan adil, dan tidak menguntungkan salah satu paslon dalam pilkada. Kalah menangnya Ahok akan ditentukan oleh rakyat di DKI, bukan oleh rekayasa atau tekanan pihak manapun juga," tegas Yusril.
Sementara dalam sambutannya, Ahok menyampaikan terima kasih kepada Yusril yang telah mengingatkannya untuk mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh.
"Seseorang akan mendapat hidayah apabila dia mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh dan memahami ketinggian dan keindahan ajaran Islam," ujar Ahok.
Menanggapi pernyataan Ahok itu, Yusril langsung menimpali. "Mudah-mudahan Pak Ahok akan mendapatkan hidayah setelah mempelajari Islam," pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: