Dalam Forum Kebudayaan Dunia, Megawati Minta Dukungan Arsip KTT Non Blok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Kamis, 13 Oktober 2016, 11:58 WIB
Dalam Forum Kebudayaan Dunia, Megawati Minta Dukungan Arsip KTT Non Blok
rmol news logo . Saat ini, Indonesia sedang memperjuangkan arsip KTT Non Blok pertama tahun 1961 di Beograd untuk ditetapkan sebagai Memory of The World oleh UNESCO. Sejauh ini, yang sudah berhasil diperjuangkan menjadi Memory of The World oleh Unesco adalah arsip Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 di Bandung.

"Kami mengharapkan dukungan saudara semua," kata Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri saat menjadi pembicara kunci di Forum Kebudayaan Dunia (World Culture Forum/WCF) 2016 di Nusa Dua, Bali, Rabu (13/10).

Kata Megawati, Indonesia berkeyakinan, dengan menjadikan KTT Beograd sebagai memori dunia, merupakan langkah penting untuk meyakinkan dunia untuk menjauhi konflik.

"Ini demi memberi keyakinan pada kita semua, bahwa cara damai dan diplomasi kebudayaan adalah jalan terbaik dalam menyelesaikan setiap konflik dalam hubungan antar bangsa," tandasnya.

Lebih jauh, Megawati menilai pengakuan atas arsip KTT Gerakan Non Blok yang dilaksanakan di era Presiden Soekarno itu, adalah bagian dari pengakuan dunia atas kebenaran sejarah.

"Kita tidak boleh menjadi kaum yang ahistoris. Sejarah adalah kekayaan kebudayaan manusia, yang menjadi modal sekaligus pisau analisa, untuk kehidupan yang lebih baik di masa sekarang dan yang akan datang," ulasnya.

Selain dihadiri ratusan peserta dari 47 negara, acara itu juga dihadiri oleh Mendikbud Muhadjir Effendy dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, yang mendampingi Megawati. Sekjen PBB Ban Ki Moon hadir lewat video call-nya yang ditayangkan di awal acara. Ban Ki Moon menyapa Presiden Megawati, serta berkirim salam kepada Presiden Jokowi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA