PILKADA BANTEN

Keluarga Jayabaya Dukung Rano Karno

Rabu, 05 Oktober 2016, 20:52 WIB
Keluarga Jayabaya Dukung Rano Karno
Rano Karno/Net
rmol news logo Keluarga Mulyadi Jayabaya atau dikenal dengan JB mendukung Rano Karno-Embay Mulya Syarif pada Pilgub Banten 2017. Adalah anak JB yang juga Anggota DPR RI Dapil Banten 1, Mochamad Hasbi Asyidiki siap pasang badan memenangkan pasangan incumbent.  

Pilihan kuat mendukung Rano-Mulya tersebut ditegaskan Hasbi seusai menghadiri launching logo Bank Banten di Kompleks Kesultanan Banten Lama, Kasemen Kota Serang, kemarin.  Menurutnya, pilihannya ini juga bukan lantaran takut dipecat dan terkena PAW (penggantian antar waktu) di DPR RI.

"Tidak (bukan takut terkena PAW). Ayah saya adalah orang yang demokratis. Jadi, untuk pilihan dukungan cagub dan cawagub di Pilgub Banten ini, diserahkan kepada masing-masing. Di keluarga kami beda pendapat itu hal yang biasa, karena itu adalah pilihan," kata Hasbi.

Hasbi mengatakan, sebagai kader PDIP yang memilih berseberangan dukungan dengan sang ayah, Hasbi yang duduk di Komisi VIII DPR RI ini mengaku sudah menyampaikan hal tersebut kepada keluarga besarnya.

"Sekarang ini kan untuk pindah partai sangat mudah. Tetapi yang benar-benar sesuai dengan ideologi sangat sulit sekali, dan pilihan saya adalah di PDIP. Tentunya dengan adanya rekomendasi dari DPP bahwa Pak Rano adalah cagub dari PDIP, maka semua kader harus mendukung kebijakan itu. Apalagi, Pak Rano ini orangnya sangat demokrasi dan mau dikritik," ujarnya.

Dia menjelaskan, dirinya sudah berkoordinasi dengan Wakil Ketua DDP PDIP Banten yang juga Ketua DPRD Banten, Asep Rahmatullah untuk memenangkan Rano-Mulya.

"Sekarang yang penting adalah bagaimana membentuk tim pemenangan yang solid. Karena dengan tim yang kuat maka saya rasa masyarakat Banten akan memberikan kesempatan kepada Rano untuk menjadi Gubernur. Apalagi, sebelum menjadi gubernur, Pak Rano adalah seorang wakil gubernur. Pak Rano naik menjadi gubernur, karena gubernur sebelumnya (Ratu Atut Chosiyah) diberhentikan, dan saya rasa semua orang pasti tahu soal itu," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, DPP PDIP akan memberikan sanksi kepada keluarga JB yang berasal dari PDIP, jika turut memenangkan WH-Andika. Sementara mantan Bupati Lebak sering berorasi mendukung dan memenangkan pasangan calon Wahidin Halim-Andika Hazrumy yang diusung tujuh partai politik itu.

Sementara itu, bakal calon gubernur, Rano Karno meyakini mampu meraup suara hingga 70 persen pada perhelatan pesta demokrasi lima tahunan. Dia bertambah yakin karena ketua tim pemenangan dijabat Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah.

"Saya tahu benar beliau (Ahmad Basarah) tentu kita optimis dan yakin, dan tentu kita menargetkan kemenangan 70 persen di Kabupaten/kota. Kita yakin menang," ungkapnya usai launching Bank Pembangunan Daerah (BPD) Banten, kemarin.

Pengamat politik dari Staisman Nandang Kosim menjelaskan keputusan memilih Ahmad Basarah untuk turun tangan memenangkan Pilgub Banten memunculkan banyak spekulasi-spekulasi. Mulai dari tentang kerasnya persaingan yang akan dihadapi Rano - Mulya dan uji kemampuan seorang Ahmad Basarah sebagai politikus nasional.

"Saya pikir ketua tim pemenangan Rano dari Banten juga tapi ternyata Pak Ahmad Basarah. Ini seru kayanya. Saya pikir penunjukan Ahmad Basarah sebagai ketua pemenangan Rano karena memang melihat posisi lawan yang sudah sangat mapan secara komposisi, muda tua pas, besarnya partai pengusung dan lainnya. Ini mungkin yang membuat Mega juga berpikir untuk menurunkan orang terbaiknya,” ungkap dia, Rabu (5/10).

Walaupun kompetensi politik Ahmad Basarah diakui secara nasional, namun kemampuan dan ketokohan dalam kontek lokal masih menjadi tanda tanya.

"Di Banten ini ada empat karakter yang mesti dirangkul dan itu menjadi tantangan bagi ketua tim, baik dari kubu Rano dan Wahidin Halim, yaitu, jawara, Kyai atau ulama, Akademisi dan kaum professional,” imbuhnya.

Pengamat Politik Untirta Agus Sjafri menjelaskan jalannya pertarungan Pilgub Banten ini akan seru. Mengingat bukan saja kedua pasang bakal calon yang dimunculkan namun juga tokoh-tokoh di balik layarnya.

"Ketua tim sukses tidak terlalu melihat ketokohannya melainkan kinerjanya. Yang dilihat oleh pemilih hanyalah ketokohan calonnya saja. Kemampuan dari tim pemenangan untuk mengatur sumberdaya akan memenangkan Pilkada, terutama bagaimana memasarkan calon ke masyarakat, intensitas kampanye melalui media dan seringnya calon turun ke rakyat akan menentukan kemenangan,” ujarnya saat dihubungi Rabu (5/10).

Kehadiran Ahmad Basarah sebagai Komandan Pasukan tim Pemenangan RK-Mulya menurut Dekan FISIP Untirta tersebut sebagai warna yang akan membuat pertarungan Pilgub Banten semakin kompetitif. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA