Bakal calon Gubernur DKI Jakarta Rizal Ramli yang belum mendapat kendaraan meminta pendukungnya untuk sabar menunggu keputusan partai politik.
"Proses monitoring dan menetapkan parpol-parpol sabar saja. Kan seminggu lagi ini akan jelas semuanya," ujar Rizal saat ditemui di kantornya, Jalan Tebet Barat Dalam IV Nomor 5, Jakarta, Senin (19/9).
Meski begitu, mantan Menko Maritim dan Sumber Daya itu menanyakan keseriusan partai dalam menjadikan Jakarta yang lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan Jakarta yang lebih ‎bersahabat dengan penduduknya. Atau sebaliknya, partai mendukung petahana dan melanggengkan penindasan Ahok terhadap warga DKI.
"Akankah partai mempertahankan sistem otoriter,
new orba yang sangat tidak manusiawi ini," tanyanya.
Kepada petahana, Rizal meminta untuk mengakhiri penindasan terhadap rakyat melalui penggusuran rumah rakyat. Terlebih jika penggusuran itu dilakukan dengan meminta bantuan tentara layaknya zaman orba.
"Jangan bangun Jakarta dengan penggusuran. Jangan gunakan tentara! Ada cara yang lebih manusiawi dan lebih menguntungkan semua," serunya.
Sejauh ini tujuh partai belum menentukan calon yang akan diusung. Sampai saat ini baru Hanura, Nasdem, dan Golkar yang sudah memutuskan mengusung Basuki Tjahaja Purnama. Namun, pendamping cagub incumbent tersebut belum juga ditentukan.
[zul]
BERITA TERKAIT: