Selain bersilaturahmi kepada keluarga Gus Dur yang sudah lama dikenalnya, ekonom senior ini juga meminta doa restu dari Sinta Nuriah untuk maju ke Pilgub DKI 2017.
"Kami menghadap untuk mohon restu dari Ibu. Saya akan maju di DKI," ujar Rizal dalam pertemuan itu.
Rizal sendiri bukan orang yang asing di mata keluarga besar Gus Dur. Di bawah kepempinan Gus Dur sebagai Presiden RI, Rizal pernah memegang jabatan-jabatan penting yaitu Kepala Bulog, Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan.
Kepada Sinta, Rizal mengakui keputusan berlaga di Pilgub DKI dipicu desakan 40 organisasi kepemudaan dan masyarakat kepadanya. Para pendukungnya ingin Rizal mengalahkan kesewenang-wenangan gubernur berkuasa sekarang, Basuki Purnama alias Ahok.
"Jadi begitu saya dipecat dari Menko, lebih dari 40 organisasi minta saya maju. Ini semua karena mereka marah kepada Ahok," sambung eks Kepala Bulog itu.
Kunjungan Rizal Ramli disambut baik oleh Sinta Nuriah. Menurutnya, kunjungan serupa juga pernah dilakukan Presiden Joko Widodo saat ingin maju menjadi Gubernur Jakarta di Pilkada tahun 2012 silam.
"Dulu Pak Jokowi waktu mau jadi juga ke sini. Yang penting jujur dan menyejahterakan rakyat, kami dukung," ujarnya.
Sinta pun menyampaikan pesan penting kepada Rizal Ramli, agar tetap menjadi pemimpin yang amanah, jujur, dan bertanggung jawab. Termasuk, tetap menjadi pemimpin yang menyatu dengan rakyat.
"Pemimpin itu harus bisa menahan emosi. Harus dipertimbangkan matang-matang setiap keputusan yang diambil," pesannya.
[ald]
BERITA TERKAIT: