Menteri Khofifah: Perlu Upaya Serius Tutup Tayangan Porno

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Jumat, 16 September 2016, 02:14 WIB
Menteri Khofifah: Perlu Upaya Serius Tutup Tayangan Porno
Khofifah Indar Parawansa/Net
rmol news logo . Tujuh remaja korban perdagangan manusia dan pelecehan seksual mengaku selalu terkoneksi jaringan dunia maya yang menyajikan tayangan pornografi.

"Terkoneksi jaringan dunia maya melalui gawai (gedget) mereka yang menampilkan tayangan pornografi," kata Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, usai dialog Polri di Restoran Es Teller 77 Blok M, Jakarta, Kamis malam (15/9/2016).

Menurut Khofifah, perlu upaya serius menutup berbagai situs, akun dan aplikasi yang terkait dengan prostitusi online tersebut. Kementerian atau lembaga, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Mabes Polri telah melakukan penutupan sebagai bagian dari upaya pencegahan.
 
"Saya kira Kemkominfo bersama Mabes Polri telah melakukan penutupan terhadap 800 ribu situs, 400 akun, serta 18 aplikasi sebagai bagian dari langkah dan upaya preventif," tandasnya.

Bahkan, Presiden telah menyatakan Indonesia dalam darurat pornografi. Jawaban terhadap kondisi tersebut, telah dikeluarkan melalui Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu).

Kalau Presiden telah mengeluarkan Perpu berarti kondisi menunjukkan sudah sangat genting yang memerlukan langkah-langkah serius dan cepat," demikian Khofifah. [ysa]

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA