Membaca antusiasme pasar tersebut, Huawei siap menggebrak industri
wearable device dengan meluncurkan Huawei Watch GT Runner 2 di Indonesia pada tanggal 15 April 2026 mendatang.
Tidak main-main, Huawei berkolaborasi langsung dengan legenda maraton dunia, Eliud Kipchoge, serta tim ahli DSM-Firmenich, untuk meracik
smartwatch ini agar fitur-fiturnya benar-benar relevan dengan kebutuhan para pelari profesional.
Desain Ringan, Tangguh, dan Presisi
Secara fisik, Huawei Watch GT Runner 2 dirancang menggunakan material paduan
titanium alloy dengan diameter 43mm dan ketebalan hanya 10,7 mm. Kombinasi ini menghasilkan jam tangan yang luar biasa ringan, berbobot hanya sekitar 34,5 gram hingga 43,5 gram, sehingga tidak membebani pergelangan tangan.
Layarnya menggunakan panel AMOLED 1,32 inci berlapis Kunlun Glass yang diklaim 20 kali lebih kuat menahan benturan dan memiliki tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, memanjakan mata meski di bawah terik matahari.
Inovasi utama jam tangan ini terletak pada teknologi 3D Floating Antenna Architecture, sebuah terobosan industri yang diklaim mampu menangkap sinyal GPS 3,5 kali lebih kuat.
Dipadukan dengan Algoritma XDR, jam ini memastikan pelacakan rute, jarak, dan pace tetap akurat meskipun Anda berlari di antara gedung-gedung pencakar langit yang rawan gangguan sinyal.
Asisten Lari Cerdas: Intelligent Marathon Mode
Bagi Anda yang sedang bersiap menghadapi kompetisi, fitur Intelligent Marathon Mode akan bertindak layaknya pelatih pribadi Anda. Sistem ini memberikan panduan tanpa henti (
no breakpoints) di setiap fase.
Pra-Lomba: Menyediakan program latihan yang dipersonalisasi sesuai kebugaran fisik pengguna.
Hari H (Race): Memandu pelari secara
real-time lewat metrik akurat dan fitur Intelligent Refuel Strategy yang akan mengingatkan kapan Anda perlu mengisi energi
Pasca-Lomba: Memberikan analisis pemulihan dan evaluasi kebugaran yang mendalam.
Harga dan Ketersediaan
Selain untuk berlari, Huawei Watch GT Runner 2 juga dibekali 100 mode olahraga lainnya dan sensor kesehatan tingkat lanjut seperti TruSense System untuk pembacaan detak jantung berakurasi 98%, HRV, hingga pelacakan tidur yang setara dengan standar medis.
Jam tangan dengan daya tahan baterai hingga 14 hari ini akan dibanderol dengan harga Rp5.499.000 dan tersedia dalam tiga varian warna
stylish: Dusk Blue, Dawn Orange, dan Midnight Black.
Bagi konsumen yang tertarik, perangkat ini sudah dapat dipesan melalui sistem pre-sale di situs resmi Huawei atau menantikan peluncuran resminya pada 15 April nanti.
BERITA TERKAIT: