Pengamat politik, Jajat Nurjaman, memprediksi, setelah gelaran Munaslub tuntas, dimana Setya Novanto sudah terpilih sebagai ketua umum baru, reshuffle akan segera direalisasikan. Dan Golkar, akan dapat jatah di Kebinet Kerja.
Dan deal-deal politiknya adalah, Golkar sebagai partai terbesar kedua di Parlemen, harus mendukung RUU Pengampunan Pajak (Tax Amnesty), usulan pemerintah.
Namun yang tidak kalah penting, kata Jajat, masuknya Golkar ke dalam kabinet akan membuat kegaduhan baru.
Menurutnya, bergabungnya Golkar dengan pemerintahan merupakan tantangan besar bagi partai-partai lain yang selama ini telah mendukung pemerintah.
Pasalnya, dengan mayoritas suara yang dimiliki Golkat saat ini, sangat mungkin jabatan yang akan diperoleh partai berlambang pohon beringin itu akan lebih banyak.
"Untuk itu, partai yang kurang kuat suaranya sepertinya harus siap-siap angkat koper dari Kabinet Kerja," tutup Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: