Sebelum Kritik DPR, Sebaiknya Jokowi Instropeksi Diri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 01 April 2016, 07:59 WIB
Sebelum Kritik DPR, Sebaiknya Jokowi Instropeksi Diri
joko widodo/net
rmol news logo . Sindiran Presiden Jokowi terkait kinerja DPR dalam membuat UU mengisyaratkan ingin menunjukkan kekuatan kepada lawan politiknya. Banyaknya partai politik pendukung pemerintah diyakini menjadi alasan Jokowi merasa berada di atas angin.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, mengatakan, menguasai mayoritas kursi di parlemen dan memegang kursi pemerintahan secara hitung-hitungan politik membuat Jokowi tidak memiliki beban berarti.

"Akan tetapi terkait kritikannya terhadap kinerja DPR, saya kira Jokowi secara tidak langsung memberikan peringatan kepada lawan politiknya yang selama ini kerap mengkritik kinerja pemerintahan," tegas Jajat.

Menurutnya, berbicara kualitas maupun kuantitas apa yang dilakukan Jokowi juga tidak beda jauh dengan DPR. Buktinya jualan paket ekonomi hingga saat ini belum menunjukkan hasil yang signifikan.

"Sebaliknya jika ingin mengkritik kualitas kinerja DPR dalam membuat UU, saya kira sebaiknya Jokowi juga harus instropeksi diri dulu, karena dalam menyusun UU mekanismenya jelas, karena melibatkan unsur pemerintahan juga di dalamnya," terang Jajat. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA