CALON KETUM GOLKAR

Kasus "Papa Minta Saham" Membuat Harapan Novanto Meredup

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 28 Februari 2016, 05:26 WIB
Kasus "Papa Minta Saham" Membuat Harapan Novanto Meredup
setya novanto/net
rmol news logo . Calon Ketua Umum Partai Golkar harus memiliki dua "amunisi" di Munaslub Golkar 2016. Yaitu kekuasaan dan pendanaan.

Artinya, sang calon harus didukung elit pemerintah dan harus memiliki sumber dana.

Demikian disampaikan pengamat politik dari IndoStrategi, Pangi Syarwi Chaniago kepada redaksi, Minggu (27/2).

Namun demikian, jelas Pangi, faktor rekam jejek yang tidak cacat moral, juga akan menjadi indikator para pemilik suara dalam memilih pemimpinnya.

Untuk bakal calon atas nama Setya Novanto, menurut Pangi, saat ini peluang mantan Ketua DPR itu agak berat.

"Sebelum kasus "Papa Minta Saham", Setya Novanto memiliki kans jadi Ketua Umum Golkar," ujar Pangi.

Diketahui, akibat kasus "Papa Minta Saham" PT Freeport Indonesia membuat Setya Novanto lengser dari jabatan Ketua DPR.

Selain itu, lanjut Pangi, sampai saat ini belum ada elit pemerintah (kekuasaan) yang mendukung Ketua Fraksi Golkar itu. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA