Dalam rapat MPO yang digelar di Hotel Harris, Tebet, Jakarta Selatan (Senin, 7/12), itu sejarah berdirinya MKGR dan kaitannya dengan Partai Golkar dikembalikan ke posisi yang sebenarnya.
Ketua Umum MKGR, Letjen TNI (Purn) Soeyono, menegaskan MKGR adalah organisasi massa yang independen dan bukan organisasi massa partisan.
Soeyono mengatakan, MKGR merupakan pendiri Partai Golkar namun tidak bisa dikatakan bahwa MKGR merupakan bagian dari partai berlambang beringin tersebut.
"Kita bukan
onderbouw dari partai. Ini yang harus kita benahi sejarahnya,†ujar Soeyono.
Soeyono mengakui bahwa MKGR selama ini kurang aktif dalam memberikan pandangan mengenai situasi nasional. Namun kali ini MKGR kembali muncul dan meluruskan eksistensinya sebagai pendiri Partai Golkar
"Secara spesifik juga bicara sejarah MKGR mau kita tulis dengan jelas, supaya tidak diduplikasi orang. Karena ada ormas abal-abal, pakai MKGR, jiplak logo,†ujarnya.
"Padahal sejarah nasional ormas bukan sayap politik. Mereka organisasi sayap tapi pakai nama ormas, ini harus kita luruskan. Bagi kita, MKGR satu. Kita tidak ada kaitan dengan Partai Golkar," tandasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: