Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengklaim bahwa saat ia berkuasa, revitalisasi industri pertahanan yang dia lakukan telah berhasil memproduksi peralatan dan alutsista secara mandiri.
"Termasuk kendaraan tempur lapis baja. Sehingga tidak harus impor," ujarnya presiden keenam RI itu dalam aku
n Twitternya, @SBYudhoyono, Senin (5/10).
Ketua umum Partai Demokrat ini mengatakan bahwa sesuai blueprint dan rencana strategis TNI, maka pergantian dan penambahan alusista modern tahap 1 menjangkau hingga tahun 2018. Untuk itu, ia meminta Presiden Jokowi untuk melanjutkan modernisasi TNI tersebut.
"Kita berharap Presiden Jokowi bisa lanjutkan modernisasi TNI, termasuk peningkatan kesejahteraan prajurit. Agar pertahanan negara kuat," sambungnya
"Reformasi TNI gelombang pertama telah dilakukan. Tapi, transformasi menuju tentara yang kuat, modern, dan dicintai rakyat harus tetap berlanjut," tandas SBY.
[ian]
BERITA TERKAIT: