Sofjan Wanandi Sebut Bangsa Pisang Karena Bisnisnya Terganggu

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Jumat, 11 September 2015, 15:18 WIB
Sofjan Wanandi Sebut Bangsa Pisang Karena Bisnisnya Terganggu
sofjan wanandi/net
rmol news logo Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sofjan Wanandi dituntut minta maaf kepada publikatas pernyataan yang tidak etis dengan menyebut bangsa Indonesia sebagai Banana Republic atau Bangsa Pisang.

"Memuakkan, masa sekelas Sofjan Wanandi menyebut bangsa ini sebagai bangsa pisang. Bukankah ia jadi salah satu penikmat dan pengeksploitasi kekayaan alam bangsa ini melalui jalur bisnis pribadi dan kelompoknya dan sebagian uangnya diinvestasikan di luar negeri," kata mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Ode Ida sebagaimana dikutip JPNN, Jumat (11/9).

Menurutnya, Sofjan seperti merasa kepentingannya terganggu ketika Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli mengoreksi kebijakan power plan 35 ribu MW.

"Ini terjadi mungkin dia punya kepentingan atau bahkan jadi bagian dari bisnis pribadi dan kelompoknya," tegas mantan senator asal Sulawesi Tenggara ini.

Menurut Ida, Rizal Ramli tentu tidak asal omong dan selalu berbicara berdasarkan data. Rizal Ramli, ujarnya, punya visi uang negara bukan sembarang dihamburkan untuk bisnis sekelompok orang seperti 35 ribu MW.

Sofjan, kata Ida, sebenarnya bisa menggunakan cara lain untuk membela Jusuf Kalla (JK) sebagai bosnya atau koleganya.

"Tidak seperti orang kelimpungan dengan terkesan begitu sakit hati dengan Rizal Ramli lalu menganggap bangsa ini sebagai bangsa pisang," tandasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA