Begitu kata Ketua Umum DPP KNPI Fahd Arafiq dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu, Senin (7/9).
"Saya yakin kunjungan Ketua DPR RI ke AS dan bertemu dengan triliuner sekaliber Donald Trump akan berdampak baik bagi Indonesia. Kunjungan ini sudah pasti untuk mengajak Trump untuk berinvestasi di Indonesia. Apalagi, dia memiliki beberapa proyek di Jawa Barat dan Bali. Saya yakin pertemuan itu bisa meningkatkan iklim penanaman modal di Indonesia," ujarnya.
Bendahara Umum AMPG menegaskan bahwa di tengah anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dibutuhkan terobosan untuk menggairahkan kembali iklim usaha di Indonesia. Masuknya penanaman modal asing, setidaknya bisa menyelamatkan ekonomi dan mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran yang tengah menghantui kalangan pekerja atau buruh.
Sementara pertemuan antara Setnov dan Trump, lanjutnya, telah mengisyaratkan adanya penerimaan negara besar seperti Amerika Serikat terhadap Indonesia. Artinya, dari sisi komunikasi politik pertemuan itu juga memberi peluang dalam memperhitungkan Indonesia sebagai negara dengan sistem demokrasi yang berhasil melaksanakan pemilu ke pemilu. Seperti sistem peralihan kepemimpinan yang bisa beralih dengan tanpa kekerasan.
"Jadi, kunjungan Ketua DPR RI ke Amerika itu tidak hanya sekadar kunjungan biasa, melainkan memiliki nilai strategis dan bisnis untuk kepentingan Indonesia," tandas Fahd.
[ian]
BERITA TERKAIT: