Wakil Ketua Komisi I Tantowi Yahya mengatakan bahwa dalam setiap pembuatan Perpres tentu melalui tahapan persiapan yang baik, termasuk komunikasi yang baik agar pencabutan Perpres tidak terjadi.
"Kita prihatin ada Perpres dicabut, Kalau tidak didasari alasan kuat mengapa Perpres ditarik? Ini akan menimbulkan defisit trust (kepercayaan)," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Selasa, 7/4).
Seharusnya, lanjut politisi Golkar ini, presiden tahu esensi isi dokumen yang ditandatangani. Ini agar orang-orang tertentu tidak memanfaatkan kelengahan yang bisa merugikan presiden sendiri.
"Harusnya presiden tahu dokumen yang ditandatangani, betul tidak tahu detail, tapi esensinya harus tahu. Tentu kita tidak ingin ini Presiden Jokowi jadi dirugikan gara-gara hal administrasi," tandasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: