Seperti diketahui, ada beberapa suara yang meminta putri Ketua Umum PDIP Megawati Soakarnoptri itu meninggalkan kabinet, dan fokus di partai, dengan jabatan baru sekjen. Puan dinilai lebih dibutuhkan dan terhormat ada di partai ketimbang di kabinet.
Pengamat komunikasi politik dari Universitas Andalas Padang, Yuliandre Darwis, mengatakan, Puan harus tetap di kabinet membantu Presiden Jokowi dengan tidak melirik posisi strategis di partai. Apalagi sejak awal Jokowi sudah melarang para pembantunya di Kabinet Kerja rangkap jabatan.
"Meski belum ada gebrakan Puan yang
wah di kabinet, dia harus tetap bertahan dengan meningkatkan kinerja," sebut Ketum Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) ini kepada redaksi, Jumat (3/4).
Namun, tambah Yuliandre, itu kembali kepada Puan. Apakah mau tetap di kabinet atau mau banting stir fokus di partai.
"Yang jelas jangan sampai rangkap jabatan," tukasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: