Jusuf Kalla: Indonesia Siap Berbagi Pengalaman Soal Penanganan Bencana

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 14 Maret 2015, 15:46 WIB
Jusuf Kalla: Indonesia Siap Berbagi Pengalaman Soal Penanganan Bencana
jusuf kalla/net
rmol news logo Indonesia siap untuk berbagi pengalaman, praktik terbaik, dan pelajaran dalam penanganan bencana dengan komunitas internasional melalui Indonesian Disaster Relief Training Ground (INA-DRTG).

Hal itu disampaikan langsung Wakil Presiden Indonesia M. Jusuf Kalla dalam sambutan resminya kepada para peserta Konferensi Dunia Ketiga untuk Pengurangan Risiko Bencana (The Third UN World Conference on Disaster Risk Reduction/UNWCDRR) di Sendai, Jepang, Sabtu (14/3) sore waktu setempat.

Jusuf Kalla pada kesempatan tersebut juga menekankan mengenai pentingnya memasukkan elemen pemberdayaan masyarakat lokal, pemanfaatan pengetahuan dan kearifan lokal, serta pelibatan berbagai kelompok masyarakat dalam penyusunan kebijakan pengurangan risiko bencana pada kerangka kerja Pengurangan Risiko Bencana Pasca 2015.

"Indonesia akan memberikan kontribusi positif terhadap proses penyusunan kerangka kerja pengurangan risiko bencana pasca 2015 yang saat ini sedang berlangsung, sebagai pedoman ke depan bagi upaya pengurangan risiko bencana global," ucap Jusuf Kalla mengakhiri sambutannya.

Konferensi Dunia Ketiga untuk Pengurangan Risiko Bencana akan berlangsung pada tanggal 14 sampai 18 Maret 2015 di Sendai, salah satu kota yang terkena bencana gempa bumi dan tsunami pada tahun 2011.

Salah satu tujuan utama penyelenggaraan konferensi tersebut adalah untuk menyusun dan menyepakati pedoman baru bagi pengurangan risiko bencana dalam rangka menggantikan Hyogo Framework for Action (HFA) yang diadopsi 10 tahun silam dalam konferensi di Kobe.

Konferensi pengurangan risiko bencana di Sendai merupakan konferensi ketiga yang diselenggarakan dengan Jepang sebagai tuan rumah, menyusul konferensi serupasebelumnya di Yokohama pada tahun 1994 dan Kobe pada tahun 2005.

Pada konferensi kali ini, Delegasi Indonesia dijadwalkan akan berpartisipasi di seluruh ketiga segmen acara, yaitu sesi "intergovernmental", "Multi-Stakeholder" dan "Public Forum" demikian dalam rilis yang disampaikan oleh KBRI Tokyo. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA