Waka DPR: Isu Selandia Baru dan Australia Menyadap Telkomsel Harus Ditelusuri

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 09 Maret 2015, 11:00 WIB
Waka DPR: Isu Selandia Baru dan Australia Menyadap Telkomsel Harus Ditelusuri
rmol news logo Sebagai negara sahabat, Selandia Baru dan Australia tidak dibenarkan melakukan penyadapan terhadap operator telepon terbesar di Indonesia, PT Telkomsel.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR Fadli Zon saat dihubungi di Jakarta, (Senin, 9/3).

"Pertama, kita harus mengkritik penyadapan ini. Itu langkah yang sebetulnya tidak boleh dilakukan negara yang bersahabat, kita sangat sesali kalau benar (melakukan penyadapan)," kata wakil ketua umum DPP Gerindra itu.

Fadli menambahkan, penyadapan tersebut harus segera diselidiki secara menyeluruh, termasuk misi khusus Selandia Baru dan Australia yang bisa mengancam kedaulatan bangsa Indonesa.

"Kedua, kita tidak tahu maksud apa di balik penyapadapan itu. Tapi kita harus pastikan benar ada atau tidak ya," jelasnya.

Dilanjutkan, pemerintah Jokowi harus segera melakukan protes atas penyadapan yang dilakukan kedua negara tersebut. Karena menurut dia, hal itu sudah melanggar kedaulatan Indonesia.

"Sebaiknya kita segera meminta penjelasan terhadap Selandia Baru apa info itu betul, dan kita minta hal ini di-follow up oleh Kemenlu kita terkait dengan misalnya protes," tandasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA