Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa KBRI Caracas terus memantau perkembangan situasi dan melakukan langkah antisipasi.
Berdasarkan catatan KBRI Karakas, terdapat 37 orang WNI. 33 di antaranya merupakan staf dan keluarga besar KBRI. Empat orang di antaranya merupakan WNI yang tinggal menetap, menikah dan bekerja di Venezuela.
“Untuk mengantisipasi, berdasarkan informasi dari KBRI Karakas, semua WNI, ke 37 WNI saat ini berada dalam kondisi aman dan sehat," ungkapnya dalam sebuah pernyataan di Jakarta, seperti dikutip Jumat, 9 Januari 2026.
Sebagai langkah kesiapsiagaan, KBRI Caracas telah menyusun rencana kontigensi dan mengaktifkan protokol perlindungan WNI.
“Kita telah menyusun rencana kontigensi dan melakukan aktivasi protokol perlindungan WNI," ungkapnya.
Dikatakan Heni, KBRI Caracas juga telah menyiapkan jalur komunikasi cadangan untuk menghadapi kemungkinan gangguan jaringan.
“Kita sudah menyiapkan perangkat radio, perangkat satelit, dan juga perangkat stateling untuk memastikan komunikasi dengan pusat tidak terputus," paparnya.
Meski situasi mulai stabil, Kemlu tetap mengingatkan agar WNI di Venezuela selalu waspada dan siap menghadapi kemungkinan darurat.
"Kepada WNI yang berada di Venezuela, tetap diimbau untuk waspada dan semantiasa melihat, memantau situasi terkini. Dan dalam situasi darurat, WNI diharapkan dapat langsung menghubungi hotline KBRI Caracas dan juga hotline Direkturat Penindungan WNI," tandasnya.
BERITA TERKAIT: