Gerindra: Batalkan Pembelian Alat Pertahanan dan Impor Sapi Brazil!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 21 Februari 2015, 20:59 WIB
rmol news logo Tindakan pemerintah Brazil yang membatalkan pemberian persetujuan penempatan duta besar atau credential kepada pemerintah Indonesia merupakan bentuk pelecehan terhadap bangsa Indonesia. Terlebih, sikap itu diambil saat Dubes Indonesia berada di Istana kepresidenan Brazil bersama para dubes dari negara lainnya.

Begitu kata anggota Komisi I DPR RI dari Partai Gerindra, Elnino Husein Mohi sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi sesaat lalu (Sabtu, 21/2).

"Kita perlu memberikan support kepada pemerintah untuk menarik Dubes Indonesia di Brazil dan memanggil Dubes Brazil di Indonesia untuk menyampaikan protes," tegas Elnino.

Wakil rakyat asal Gorontalo ini menambahkan, Indonesia harus siap menghadapi segala konsekuensi atas sikap yang diambil demi menjaga harga diri bangsa. Di antara konsekuensi tersebut adalah membatalkan pembelian alat-alat pertahanan dari Brazil dan menghentikan impor sapi dari Negeri Samba tersebut. Selain itu, Elnino juga mengajak agar semua warga negara Indonesia memberi pesan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang merdeka, bersatu dan berdaulat.

"Indonesia tidak boleh diintervensi oleh negara manapun. Itulah cita bangsa yang diwariskan para pendiri republik ini. Indonesia tidak boleh tunduk kalau dilecehkan negara lain," tandas sekretaris Fraksi Gerindra di MPR RI ini.

Sikap yang diambil pemerintah Brazil merupakan buntut dari eksekusi mati terhadap salah satu warganya yang menjadi gembong narkoba di Indonesia. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA