Mega: Kemenangan Jangan Membuat Kita Puas, Apalagi Mabuk Kepayang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/aldi-gultom-1'>ALDI GULTOM</a>
LAPORAN: ALDI GULTOM
  • Sabtu, 10 Januari 2015, 13:32 WIB
Mega: Kemenangan Jangan Membuat Kita Puas, Apalagi Mabuk Kepayang
megawati soekarnoputri/net
rmol news logo PDI Perjuangan disatukan oleh harapan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat; Indonesia yang berdiri di atas kaki sendiri; dan Indonesia yang berkepribadian dengan seluruh identitas kebudayaannya.

Demikian disampaikan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, saat menyampaikan pidato politik dalam rangka hari ulang tahun ke-42 PDIP, di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1). Acara ini, dihadiri antara lain, Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, para menteri, kepala daerah kader PDIP dan para perwakilan pimpinan parpol.

"Cita-cita politik Trisakti tersebut berakar kuat pada Pancasila, sebagai dasar dan tujuan kita bernegara. Guna menjabarkan cita-cita Trisakti pula, maka pada tahun 2014 yang baru saja berlalu, saya nyatakan sebagai tahun penentuan," ujar Mega.

Dia mengucap syukur, di tahun penentuan tersebut, PDIP menjadi partai pemenang pemilu legislatif dan pemilu presiden.

"Genaplah sudah perintah Kongres III kita laksanakan," ucap Mega.

Namun dia ingatkan bahwa kemenangan yang diraih di pemilu bukan semata-mata kemenangan sebagai partai, melainkan kemenangan seluruh rakyat yang menginginkan adanya perubahan kehidupan yang lebih baik.

"Kemenangan dalam pemilu tidak harus membuat kita berpuas diri, apalagi 'mabuk kepayang'.  Pengalaman sejarah berpartai dan bernegara pasca pemilu 1999 harusnya menjadi pelajaran berharga bagi seluruh kader partai di seluruh tingkatan," tegas Mega lagi. [ald]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA