Haul yang dilaksanakan di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta, Selasa (23/12) diisi orasi budaya bertajuk 'Gus Dur Adalah Kita' oleh Ketua Umum Muhaimin Iskandar.
Serta diisi dengan testimoni dari para sahabat dan orang-orang yang pernah punya kenangan tersendiri dengan Presiden RI ke-IV tersebut.
Rangkaian acara haul juga diisi dengan pameran foto tentang perjalanan Gus Dur semasa hidup. Sebanyak 60 foto dipajang untuk mengenang kembali sosok Gus Dur mulai dari memimpin PKB hingga melenggang ke Istana Negara.
Salah satu Gusdurian atau pengikut Gus Dur bernama Abdul mengaku terkesan saat melihat foto Gus Dur sedang menanam pohon jati. Dia menilai bahwa Gus Dur mempunyai semangat kepedulian terhadap lingkungan.
"Ini penting dalam konteks lingkungan hidup yang hari ini kondisi hutan hilang karena dialih fungsi menjadi zona bisnis. Bayangkan di tahun 2007 sudah ada gerakan penanaman pohon, artinya Gus Dur imajinasi lingkungan hidupnya sudah jauh ke depan," jelas Gusdurian asal Ternate itu.
Tak ketinggalan pula dipajang ketika Gus Dur diantarkan lautan manusia menuju tempat peristirahatan terakhir pada 26 Desember 2009 lalu.
"Ini yang paling berkesan saat meninggal Gus Dur. Lautan manusia tumpah ke jalan untuk mengantar ke tempat peristirahatan terakhir. Saya merinding melihatnya dan masih terasa kehilangan," kata Efendi, Gusdurian asal Jawa Timur.
Selain Muhaimin Iskandar, haul kelima Gus Dur juga dihadiri petinggi-petinggi PKB, budayawan Arswendo Atmowiloto, dan pelawak senior Tarsan
.[wid]
BERITA TERKAIT: