Informasi yang diterima redaksi menyebutkan, Pandapotan mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 05.30 WIB setelah menjalani perawatan kritis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur.
Almarhum diketahui dalam beberapa waktu terakhir menjalani rawat jalan akibat penyakit jantung. Rumah duka berada di Jalan Haji Sanyar, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.
“Innalillahi, selamat jalan kawan,” tulis aktivis 98 Andi Arief di grup WhatsApp Indemo.
“Innalillahi wa innailahi rojiun, turut berduka atas wafatnya sahabat terbaik kita, Pandapotan Lubis. Manusia pejuang yang ikhlas dan baik hati. Semoga diterima di sisi Allah,” tulis aktivis pemrakarsa 98 Resolution Network, Haris Rusly Moti.
Pandapotan Lubis dikenal aktif dalam berbagai forum dan konsolidasi politik di Jalan Guntur 49, Jakarta Selatan, yang menjadi ruang diskusi aktivis independen dan kerap dihadiri tokoh-tokoh senior pada periode 2016-2018.
Selain itu, almarhum juga terlibat dalam berbagai diskusi publik serta pernyataan sikap, termasuk ajakan menjaga stabilitas nasional dan pelaksanaan pemilu yang damai.
Meski tak berkiprah sebagai pejabat publik maupun elite partai, Pandapotan Lubis dikenal luas di kalangan aktivis sebagai figur yang konsisten berada di jalur gerakan masyarakat sipil independen.
BERITA TERKAIT: