Purnomo juga merupakan salah seorang pendiri Universitas Pertahanan (Unhan) yang digagas Presiden SBY.
Atas kontribusi signifikannya itu,
Kantor Berita Politik RMOL memberikan penghargaan “Bintang Emas 2014†kepada pria kelahiran Semarang, 16 Juni 1951 itu.
Penghargaan “Bintang Emas 2014†diserahkan langsung oleh Pemimpin Umum
Kantor Berita Politik RMOL, Teguh Santosa, dalam acara “Malam Anugrah Bintang Emas 2014 Persembahan untuk Ibu Pertiwi†yang digelar
Kantor Berita Politik RMOL bersama
Matranews, di Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Senin malam (22/12).
Dalam sambutannya Teguh mengapresiasi Purnomo Yusgiantoro juga berperan sangat besar dalam memajukan sektor energi nasional. Purnomo pernah menjadi Gubernur OPEC dari tahun 1996-1998. Di tahun 2004 ia kembali menduduki posisi bergengsi di organisasi eksportir minyak dunia itu, sebagai Sekjen dan Presiden.
“Pertahanan energi adalah salah bagian penting dari tema pertahanan nasional. Pak Purnomo juga memberikan kontribusi yang tidak kecil di sektor itu,†ujar Teguh.
Adapun Purnomor Yusgiantoro dalam sambutannya usai menerima tropi mengatakan, penghargaan tersebut didedikasinya untuk seluruh prajurit dan anak bangsa yang memilik kepedulian pada tema pertahanan nasional di berbagai bidang.
Dia juga sempat menyampaikan salah satu program yang dilakukannya saat menjadi Menteri Pertahanan. Misalnya, peningkatan gaji prajurit hingga 40 persen.
Perhatian besar juga diberikan Kemhan kepada prajurit yang menjaga wilayah-wilayah perbatasan negara.
"Bagi mereka yang tugas di perbatasan kita juga tingkatkan gaji sampai 100 persen," tegasnya.
[zul]
BERITA TERKAIT: