"Setiap peperangan pasti ada taktik dan strategi. Incumbent pasti punya kelebihan. Itu fakta. Strategi itu sah-sah saja," kata Wakil Sekjen Golkar Lalu Mara Satriawangsa saat ditemui di acara Munas IX Golkar di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa (2/12).
Lalu Mara menaruh penuh kepercayaan pada Menteri Yasonna Laoly. Menurutnya, Laoly yang bakal dilapori kubu Presidium Penyelamat Partai soal 'rekaman Nurdin Halid' itu, akan bertindak objektif.
Sementara langkah pelaporan presidium penyelamat itu, kata Lalu, tidak akan men‎ggerogoti kesolidan Golkar. Lalu Mara memandang strategi dinamika 'floor leader' ini sah saja selama sesuai aturan, dan Ical sangat ahli memainkan strategi macam ini.
"‎Permainan menguasai floor tentu sesuai aturan. Bagaimana menguasai floor, itu Pak Ical tentu sangat mahir," kata orang dekat Ical ini.
‎Namun begitu, Lalu Mara menampik pandangan kubu Agung cs yang menganggap para pemegang hak suara dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar di Munas sudah diamankan lewat politik transaksional pemenangan Ical. Menurutnya, para DPD bisa mendukung Ical lantaran mereka merasa terakomodasi.
"Pak Ical ke DPD itu hubungannya seperti 'ku tahu yang kau mau'," ujar Lalu Mara.
Kemauan DPD yang dimaksud itu a‎dalah mempertahankan Golkar tetap berada di Koalisi Merah Putih (KMP). Di sisi berseberangan, kubu Presidium khawatir jika Golkar tetap berada di KMP, maka pemerintahan bisa terguncang. Namun Lalu Mara lagi-lagi mementahkan anggapan ini dengan santai.
"Imajinasi mereka (kubu presidium) berlebihan, yaitu seolah-olah jika Golkar tetap berada di KMP maka pemerintahan akan jatuh," kata Lalu Mara.
[dem]
BERITA TERKAIT: