Pimpinan DPR Belum Lihat Draft Usulan Interpelasi BBM

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 27 November 2014, 11:11 WIB
Pimpinan DPR Belum Lihat Draft Usulan Interpelasi BBM
fadli zon/net
RMOL. Sudah sebanyak 202 anggota dewan yang menandatangani usul pengajuan hak interpelasi kebijakan Presiden Joko Widodo menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Namun sayang, usul itu belum diajukan ke pimpinan DPR.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku belum melihat draf pengajuan interpelasi itu. Sehingga belum tahu apa yang diinginkan dari pengajuan interpelasi tersebut.

"Tergantung inisiatornya, saya sendiri belum lihat seperti apa bentuknya, dasarnya apa yang ditanyakan apa?" ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (27/11).

Lebih lanjut, Fadli menjelaskan bahwa sesuai mekanisme yang ada, jika interpelasi sudah diajukan maka pemerintah wajib datang menjawab. Andai jawaban memuaskan maka mekanisme akan selesai sampai disitu. Sedang jika nanti dewan tidak puas, pemerintah disarankan tidak curiga berlebihan.

"Ngga perlu curiga, itu 'kan diatur UUD 45, biasa-biasa saja. Jadi tidak perlu ada curiga mencurigai. Di sinilah pemerintah ditantang menjawab dengan jawaban solid, tegas, dan mempunyai argumentasi kuat," lanjutnya.

"Pertanyaan ini kan pertanyaan rakyat juga," tandas wakil ketua umum Gerindra itu.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA