Begitu alasan banyak politisi yang kini duduk di Parlemen disebut kurang pandai dan tidak memiliki konsep kebangsaan, sebagaimana diutarakan Sekjen Golkar Idrus Marham dalam diskusi Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) di DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (21/11).
"Argumentasi yang dikeluarkan akademisi ditujukan untuk mendukung atau memihak seseorang. Jadi sudah tidak objektif lagi," ujarnya.
Menurut Idrus, ada yang salah dalam iklim perpolitikan Indonesia karena obyektifitas dalam memilih atau mendukung politisi sudah tidak ada. Sehingga dibutuhkan diskusi-diskusi yang menyegarkan agar fenomena seperti itu tidak terulang.
"Si A baik, dia diargumentasikan atau direkayasa sedemikian rupa bahwa dia ini baik. Yang merekayasa ya yang mengaku akademik," lanjutnya.
"Jadi sekarang kita pikirkan, bagaimana cara mengatasi kekurangan obyektifitas selama ini?" tanda kordinator pelaksana Koalisi Merah Putih itu.
[dem]
BERITA TERKAIT: